Skip to main content

Rindu Perjalanan Hebat lagi

Malam ini, entah sebenarnya apa yang aku rasakan, tapi aku merasa baru saja melewati sebuah peristiwa hebat yang aku sendiri tak akan menyangkanya. Ya, jalan-jalan ke jogja dkk adalah momen yang tak akan terlupakan dalam hidup, sebuah pembuka tahun yang hebaat di tahun 2013 ini.
bersama sahabat-sahabat lama yang hebat dan sahabat-sahabat baru yang tak kalah hebatnya.Aku menyadari ini penuh dengan dengan kenangan dan cerita. dimulai dari saat aku hanya berniat menenangkan diri kejogja, aku akhirnya mengalami suatu perjalanan yang tak hanya menenangkan, tapi juga menyenangkan dah hebat. Ya, hanya hebat dan hebat yang bisa aku katakan.
inilah mereka, jogjalah yang pernah menjadi saksinya, jogjalah yang mengikat kita dalam satu kata : PERSAHABATAN!
 

Kawan, jika kau tahu,
aku merindukan perjalanan itu,
perjalanan yang penuh canda tawa yang selalu hadir dalam celah-celah hati yang kosong dan berdebu,
perjalanan yang ditemani derit kereta ekonomi, bis, mobil, becak, delman, sampai pick up yang kita mintai jasanya.
perjalanan yang melepas rasa kerinduan pada perjumpaan hati - hati yang berbunga dan terluka.
perjalanan yang penuh dengan hal baru, tempat baru, suasana baru, dan kehangatan baru,
perjalanan yang penuh keramahan dan tak kenal keterasingan, walaupun kita ditempat yang asing.
perjalanan yang penuh joke-joke, dari yang lucu sampai yang garing semua terasa lengkap dan renyah,
perjalanan yang penuh wisata hati,
perjalanan yang penuh jalan cerita hidup masing-masing hati yang berbeda.
Kawan,
rindu itu membuatku menatap lagi langit malam dan membuatku menunggu pagi,
tapi saat pagi datang, aku sadar, aku tidak sedang menunggunya dengan pertanyaan yang sama dengan waktu itu, "mau kemana lagi kita hari ini? kemana dulu?'
hah, semuanya cuma tinggal kenangan.
kawan,
kalian harus tahu,
aku sempat bertanya pada Tuhan dalam doaku,
"amal apa yang sebenarnya aku telah perbuat sehingga aku pernah kenal makhluk Tuhan yang sangat baik seperti sahabat-sahabatku ini?"
kalian manusia hebat,
kalian manusia yang membuat duniaku sekarang lebih bermakna.
lebih hidup,
dan lebih pantas disebut HIDUP!

kawan,
kalian adalah manusia yang terlalu puitis untuk dipuisikan,
kalian adalah mutiara-mutiara dalam kerasnya karang di lautan,

kawan,
kapan kita jalan-jalan lagi?
mengukir kenangan yang lebih indah lagi..

semoga malam ini, angin menyampaikan rinduku pada kalian semua.. :)

Depok, 30-Januari-2013

Comments

Popular posts from this blog

Ketua Angkatan Namanya

Jika kau pernah kuliah atau sekarang sedang kuliah, pasti kau tahu jabatan yang diberi nama “ketua angkatan” ini. memang sih jabatan ini tak setenar ketua BEM, Ketua DPM, atau Ketua lembaga lainnya. Jabatan ini hanya jabatan kultural yang tugas dan wewenangnya tidak tertulis dimanapun, tidak di AD/ART, Preambul, atau undang-undang IKM. akan tetapi jabatan ini akan sangat penting ketika sebuah angkatan mengadakan acara yang tidak punya panitia, atau ketika ada permasalahan yang terjadi. Jabatan yang tidak punya tugas dan wewenang secara tertulis ini menurut saya hanya sebatas abdi, kawulo yang bertugas melayani orang-orang diangkatannya. namanya juga jabatan kultural, ya nggak pernahlah disuruh ngasih sambutan atau tanda tangan seperti ketua lembaga. Tapi jika kita menengok tugas yang di emban oleh mereka yang tidak tertulis itu sangat berat (bagi yang mau mikir). Ya nggak berat gimana, ketua angkatan bertanggung jawab atas angkatannya, jika ada tugas angkatan dia, jika ada permasalah...

Demi Indonesia! : sebuah renungan

Desiran angin berusaha menghempas tubuh yang bagai kerangka berjalan ini, ia memang mampu mnggoyangkan rumput dan menerbangkan sampah yang ada, tapi tidak untuk tubuh ini, mungkin hanya baju yang menempel pada tubuh ini yang agak berkibas. Aku terus berjalan menyusuri jalan setapak menuju halte bis kuning yang berjarak sekitar 200 meter. Ya, seperti biasa hari ini aku pergi ke kampus untuk melanjutkan kewajibanku belajar.Tak perlu waktu lama untuk langkah kaki ini membawaku sampai ke halte. Aku duduk disamping anak kecil penjual koran, mungkin sudah menjadi pemandangan yang biasa diantara kita duduk anak kecil lusuh penjual koran atau tisu. Akan tetapi entah kenapa aku merasakan suatu hal yang berbeda sekarang ketika menatapnya, bayanganku kembali ke satu minggu yang lalu, ke sebuah acara besar yang digagas oleh BEM MIPA UI yaitu MUN (Mipa Untuk Negeri ) 2012, dan salah satu acaranya adalah KIMI ( konfernsi Ilmuwan Muda Indonesia) yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari berbagai pe...

Bayang Malam

Bayang malam mulai menghakimiku, Ia merasuk dalam setiap jengkal gelap yang ditemukan, Entah dalam pendaran cahaya bintang, Hingga bilik-bilik hati yang kerontang. Aku menanjak dan melihat beringasnya, Mencengkram setiap lentera yang ada disudut-sudut nadi, Mencoba mencari jalan ke kerongkongan, unuk keluar sebagai hembusan, tidak, sebagai semburan api amarahnya, Namun, limbung raga tak mampu goyahkan jiwa, Ia masih tetap menari bersama nurani, berdansa mesra, Mengikuti melodi-melodi permai yang dari tadi terdendang, Manis, Di pojok taman yang yang tak terekam bayang. Aku tetap masih berdiri, bersiap menulis lagi pada kehidupan yang putih, seperti sikap lembar putih tadi pagi, ia tetap putih, bersih, sebersih daun yang terbasuh embun pagi..