Skip to main content

Sedikit Tentang Pagi

Angin dengan lembut menyapa pagi yang kutinggal diam bermalasan. sepertinya dia tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi, namun ia lagaknya pura-pura tak tahu-menahu alasanku bermalasan dipagi yang indah ini. entah dia menjaga perasaanku, atau memang tak mau tahu.

Aku mulai melangkahkan sejengkal demi sejengkal langkah untuk  melihat lagi apakah aku masih punya harapan dan mimpi, atau hanya berjalan sebagai manusia dungu atau bahkan seperti zombie yang hanya hidup tanpa bisa menikmatinya.Sepertinya aku sudah cukup parah mengobrak-abrik hidupku sendiri, banyak hal yang telah aku korbankan dan aku tingggalkan hanya untuk mencari kesenangan sesaat, kesenangan semu yang akan segera menguap setelah semua tawa itu lepas dan terbang bersama angin untuk meninggalkan hati yang masih tetap rapuh dan tanpa tambatan ini. Entah apa yang terjadi jika tiba-tiba angin mulai mengamuk dan mengombang-ambingkan hati ini hingga jatuh dan tak pernah bisa dipasang lagi pada tempatnya sehingga mau nggak mau aku tak bisa menggunakan hatiku lagi untuk bersandar dan bertanya. Ya, bertanya akan semua pertanyaan-pertanyaan konyol dan mendasar mengenai kebahagiaan, mengenai kehidupan, dan mengenai cerita-cerita aneh yang entah itu bisa aku dengar lagi atau tidak.

Depok, 22-10-2012


Comments

Popular posts from this blog

Ketua Angkatan Namanya

Jika kau pernah kuliah atau sekarang sedang kuliah, pasti kau tahu jabatan yang diberi nama “ketua angkatan” ini. memang sih jabatan ini tak setenar ketua BEM, Ketua DPM, atau Ketua lembaga lainnya. Jabatan ini hanya jabatan kultural yang tugas dan wewenangnya tidak tertulis dimanapun, tidak di AD/ART, Preambul, atau undang-undang IKM. akan tetapi jabatan ini akan sangat penting ketika sebuah angkatan mengadakan acara yang tidak punya panitia, atau ketika ada permasalahan yang terjadi. Jabatan yang tidak punya tugas dan wewenang secara tertulis ini menurut saya hanya sebatas abdi, kawulo yang bertugas melayani orang-orang diangkatannya. namanya juga jabatan kultural, ya nggak pernahlah disuruh ngasih sambutan atau tanda tangan seperti ketua lembaga. Tapi jika kita menengok tugas yang di emban oleh mereka yang tidak tertulis itu sangat berat (bagi yang mau mikir). Ya nggak berat gimana, ketua angkatan bertanggung jawab atas angkatannya, jika ada tugas angkatan dia, jika ada permasalah...

Demi Indonesia! : sebuah renungan

Desiran angin berusaha menghempas tubuh yang bagai kerangka berjalan ini, ia memang mampu mnggoyangkan rumput dan menerbangkan sampah yang ada, tapi tidak untuk tubuh ini, mungkin hanya baju yang menempel pada tubuh ini yang agak berkibas. Aku terus berjalan menyusuri jalan setapak menuju halte bis kuning yang berjarak sekitar 200 meter. Ya, seperti biasa hari ini aku pergi ke kampus untuk melanjutkan kewajibanku belajar.Tak perlu waktu lama untuk langkah kaki ini membawaku sampai ke halte. Aku duduk disamping anak kecil penjual koran, mungkin sudah menjadi pemandangan yang biasa diantara kita duduk anak kecil lusuh penjual koran atau tisu. Akan tetapi entah kenapa aku merasakan suatu hal yang berbeda sekarang ketika menatapnya, bayanganku kembali ke satu minggu yang lalu, ke sebuah acara besar yang digagas oleh BEM MIPA UI yaitu MUN (Mipa Untuk Negeri ) 2012, dan salah satu acaranya adalah KIMI ( konfernsi Ilmuwan Muda Indonesia) yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari berbagai pe...

Bayang Malam

Bayang malam mulai menghakimiku, Ia merasuk dalam setiap jengkal gelap yang ditemukan, Entah dalam pendaran cahaya bintang, Hingga bilik-bilik hati yang kerontang. Aku menanjak dan melihat beringasnya, Mencengkram setiap lentera yang ada disudut-sudut nadi, Mencoba mencari jalan ke kerongkongan, unuk keluar sebagai hembusan, tidak, sebagai semburan api amarahnya, Namun, limbung raga tak mampu goyahkan jiwa, Ia masih tetap menari bersama nurani, berdansa mesra, Mengikuti melodi-melodi permai yang dari tadi terdendang, Manis, Di pojok taman yang yang tak terekam bayang. Aku tetap masih berdiri, bersiap menulis lagi pada kehidupan yang putih, seperti sikap lembar putih tadi pagi, ia tetap putih, bersih, sebersih daun yang terbasuh embun pagi..